WAKUWAKU Magazine

japanese-underground-manga

Inilah 3 Komik ‘Underground’ Jepang Pilihan

HIBURAN

Berbicara tentang manga, biasanya banyak yang bergenre roman, olahraga, dan petualangan. Biasanya komik terkenal mengangkat tema-tema tersebut.

Di sisi lain, di Jepang ada beberapa karya ‘underground’ yang tidak begitu diperhatikan secara terbuka, tetapi diam-diam banyak sekali yang menyukainya. Yuk, kita simak tiga manga ‘underground’ pilihan ini!

Shojo Tsubaki (Gadis Kamelia): Dongeng 70 tahun yang lalu bisa segawat ini

(Photo by クレジット)

(Photo by amazon)

Komik cult-kei bernuansa erotis dan grotesque (istilah Jepang: ero guro) ini dikarang oleh Suehiro Maruo dan dirilis pada tahun 1984. Inspirasinya adalah kamishibai alias wayang bergambar Shojo Tsubaki yang dipertunjukkan di jalanan 70 tahun yang lalu.

<Sinopsis>
Midori adalah seorang gadis cilik yang bekerja menjual bunga untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bersama sang ibu. Setelah ibunya meninggal, Midori pun menjadi anak yang sebatang kara. Ia kemudian dipekerjakan sebagai penari oleh pemilik freak show, pertunjukan hal-hal ganjil. Ia ditekan oleh para penghibur lainnya. Seorang pria bernama Wonder Masamitsu menyukai Midori. Dengan pengaruhnya, posisi Midori pun membaik. Namun, hal yang tak terbayangkan menunggu di hadapannya.

Uzumaki: Tokoh perempuannya cantik, tetapi terlalu menakutkan

(Photo by クレジット)

(Photo by amazon)

Manga horor karangan Junji Ito ini dirilis pada tahun 1998. Kepopuleran komik ini memicu diangkatnya Uzumaki menjadi film live-action pada tahun 2000.

<Sinopsis>
Berbagai fenomena misterius menimpa siswi SMA, Kirie Goshima dan pacarnya, Shuichi Saito. Semua keganjilan tersebut terkait dengan ‘uzumaki’ (pusaran). Shuichi berkata, “Kota ini dikuasai oleh kekuatan uzumaki.”

Raichi☆Hikari Kurabu: Dari teater, manga, lalu film

(Photo by クレジット)

(Photo by amazon)

Raichi☆Hikari Kurabu (Lychee Light Club) berangkat dari pertunjukan teater tahun 1985. Setelah 20 tahun berlalu, Usamaru Furuya mengangkatnya sebagai komik.

<Sinopsis>
Hikari Club (Klub Cahaya) berlokasi di tempat rahasia di sebuah sudut kota yang tertutup asap hitam dan minyak. Para siswa SMP yang berkumpul di situ menciptakan Lychee, mesin dengan kemampuan untuk berpikir. Komik ini mengisahkan pengkhianatan, cinta, dan benci yang dialami para siswa SMP tersebut, serta kisah cinta menyedihkan antara Lychee dan seorang gadis.

Semua komik tersebut memiliki unsur horor, underground…, pokoknya ganjil, tidak biasa, dan gawat. Jika kamu bosan dengan komik biasa dan membutuhkan suatu gebrakan, inilah komik yang perlu kamu lirik.

Writer: admin

TV icon   Program

TAKESHI Art Beat

Acara seni yang menampilkan Beat Takeshi (Takeshi Kitano) sebagai pemandu. Beat Takeshi dikenal memiliki dua wajah, yakni komedian dan sutradara film berkelas dunia. Acara ini mengajak pemirsa untuk mengunjungi seniman di seluruh penjuru dunia dan mengagumi daya tarik karya seninya. Nikmati tayangan yang menampilkan wajah asli seniman dari perspektif Takeshi ini.

GOWAKUWAKU JAPAN

Menyajikan informasi terbaru
dari WAKUWAKU Magazine
Indonesia.

Unduh aplikasi gratis
sekarang juga!

App Store Google Play

PAGE TOP